Sabtu, 30 Maret 2019

⇊ FIELD REPORT⇊

PKMF MIPA 1 2019


Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalamu'alaikum Warrahmatullaah Wabarakatuuh...



Pada hari Rabu, 27 Maret 2019 telah diadakan Pelatihan Kepemimpinan Mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (PKMF MIPA) 1 yang dimulai pada pukul 16.00, bertempat di Lantai 10 Gedung Dewi Sartika, Universitas Negeri Jakarta. Dalam acara ini, Pakaian peserta PKMF MIPA telah ditentukan, yaitu untuk laki-laki menggunakan; celana hitam, kemeja putih lengan panjang, kaos kaki, serta nametag jepit, dan untuk peserta perempuan menggunakan; rok bahan hitam, kemeja/tunik putih, kerudung putih (muslim), kaos kaki, serta nametag.



Sebelum acara dimulai, peserta melakukan presensi terlebih dahulu di depan ruangan, lalu peserta memasuki ruangan. Kemudian, acara dibuka oleh MC, pembacaan Al-Qur'an oleh salah satu peserta laki-laki, dan para peserta menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dipimpin oleh salah satu peserta perempuan, serta pengucapan jargon yang dipimpin oleh salah satu peserta laki-laki. Jargon PKMF MIPA berbunyi, "Pemuda menginspirasi, berintegritas, totalitas, tanpa batas" yang diucapkan dengan begitu semangat oleh peserta. Selanjutnya, dibacakan tata tertib PKMF MIPA 2019 oleh perwakilan sie. acara, yang  menandakan berlakunya tata tertib tersebut. 

Tibalah diacara inti, yaitu pemberian materi oleh narasumber. Pemberian materi ini dibuka oleh Alfian Putra Utama dari prodi Kimia 2017, selaku moderator acara. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi oleh Al Bais Basyari dari Prodi Pendidikan Agama Islam 2015 yang berjudul "URGENSI KADERISASI". Berikut ini adalah isi singkat dari materi tersebut.


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

"URGENSI KADERISASI"

oleh Al Bais Basyari


Kaderisasi menurut KBBI adalah proses, cara, perbuatan mendidik atau membentuk seseseorang menjadi kader.
Bung Hatta pun berpendapat bahwa kaderisasi itu adalah menanam bibit untuk menghasilkan pemimpin bangsa di masa depan. Pemimpin pada masanya harus menanam bibit yang baik agar mendapatkan penerus yang baik pula.


Mengenai kaderisasi, ternyata telah disinggung pula di dalam kitab suci Al-Qur'an. Allah Berfirman dalam surah An-Nisa/4 : 9 yang artinya :
"Dan hendaklah takut kepada  Allah orang-orang yang seandainya meninggalkan dibelakang mereka anak-anak yang lemah, yang mereka khawatirkan terhadap (kesejahteraan) mereka. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertaqwa kepada Allah dan hendaklah mereka mengucapkan perkataan yang benar." (QS. An-Nisa/4 : 9)


Kaderisasi memiliki tugas, yaitu :
  1. Pembentukan
  2. Penjagaan
  3. Peningkatan kualitas kader
  4. Pewarisan
Kaderisasi juga memiliki fungsi, yaitu :
  1. Pewarisan nilai organisasi
  2. Penjamin keberlangsungan organisasi
  3. Sarana belajar bagi anggota

Mengapa Kaderisasi itu penting ?
Kaderisasi  sangat penting karena dapat menjadi bagian yang memberikan perhatian lebih terhadap keberlangsungan organisasi dengan menciptakan dan menjaga kader-kader yang akan melanjutkan estafet perjuangan. Kaderisasi juga mengajak seseorang untuk berpola pikir dewasa dan terbuka, disaat orang lain sibuk memikirkan dirinya sendiri. Maka dari itu, ikutilah dan berpartisipasilah dalam setiap pengkaderan yang ada.


Tantangan Dalam Kaderisasi
  • Ayah kader meninggal dan harus menjadi tulang punggung keluarga 
  • Kader harus kejar skripsi karena tuntutan keluarga dan kerja BEM menjadi terlantar
  • Kader tidak tertarik dengan agenda pengkaderan.

Kaderisasi yang Efektif dan Ideal
  • Konsep yang terencana
  • Waktu yang teragendakan
  • Input dan Output yang jelas
Semua pengkaderan harus dimulai dari niat yang baik dan hati yang tulus. Bila ingin sukes dikaderisaasi, jadilah pendengar yang baik kepada setiap orang dengan cara meletakkan hati terlebih dahulu, baru kemudian telinga.


Disaat orang lain meminta, engkau memberi
Disaat orang lain menyalahkan, engkau memaafkan
Disaat orang lain saling menyakiti, engkau menebar kasih sayang
Disaat orang lain mengucilkan kekurangan, engkau menutupinya.
- Al Bais Basyari -

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Setelah pemberian materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab oleh 2 orang penanya, laki-laki dan perempuan. Kemudian dilanjutkan dengan pengucapan jargon yang dipimpin oleh salah satu peserta perempuan. Lalu ditutup dengan pembacaan doa.


Sekian Field report yang dapat saya tuliskan, semoga kita semua dapat mengambil pelajaran dan manfaat dari apa yang sudah tertulis tersebut.


Wassalamu'alaikum Warahmatullaah Wabarakatuuh


Tidak ada komentar:

Posting Komentar